Kenal Lebih Dekat dengan Siti Badriah, Penyanyi Dangdut yang ‘Lagi Syantik’

Terlahir di Bekasi pada tanggal 11 November 1991, Siti Badriah menjajaki karirnya di dunia tarik suara sejak usianya masih dini. Bahkan ia sudah mulai bernyanyi dangdut dari kelas 2 SD dengan keliling dari pangung ke panggung bersama biduan dangdut lainnya yang lebih senior.

Tidak hanya itu, Sibad menunjukan keseriusannya dalam bernyanyi dengan mengikuti beberapa lomba menyanyi dan festival musik. Menurutnya, selain menambah pengalaman, ini juga dapat digunakan sebagai sarana mengasah kemampuan bernyanyinya. Tidak heran jika gadis cantik 26 tahun ini mampu menaiki tangga popularitas dengan kemampuannya, bukan sensasi.

siti badriyah booming

‘Melanggar Hukum’ di Nagaswara

Usaha kerasnya membuahkan hasil, Siti Badriah bertemu dengan Endang Raes, seorang pencipta lagu yang kepincut bakat menyanyi yang dimiliki olehnya. Alasan itu yang membuat Endang menawarkan lagunya berjudu ‘Melanggar Hukum’ untuk dinyanyikan oleh Siti. Tidak berselang lama, akhirnya single ‘Melanggar Hukum’ keluar dan meledak di pasaran.

Single ‘Melanggar Hukum’ tampaknya memberikan dampak baik bagi karir pedangdut Siti Badriah karena akhirnya Siti Badriah bisa bertemu dengan Rahayu Kertawiguna, pemiliki Nagaswara, dan meneken kontrak untuk bekerja sama dengan perusahaan raksasa musik Indonesia tersebut.

Hingga saat ini, tercatat Siti Badriah telah memiliki satu album studio bertajuk ‘Satu Sama’ dengan beberapa single terbaik pilihan, termasuk ‘Melanggar Hukum’, ‘Suamiku Kawin Lagi’, ‘Bara Bere’, dan ‘Brondong Tua’.

Menjajaki Dunia Akting

Tidak ada salahnya aji mumpung jika memiliki kemampuan yang dibutuhkan, mungkin itu prinsip yang digunakan Siti Badriah. Perjalanannya di dunia tarik suara tidak serta merta membuatnya berpuas diri, pelantun tembang hits ‘Lagi Syantik’ ini juga mencoba untuk merambah dunia akting melalui layar lebar dan televisi.

siti badriyah lagi syantik

Tercatat dua judul film layar lebar pernah dibintanginya, salah satunya adalah film horor berjudul ‘Palasik’. Ia juga sempat tampil sebagai pemeran utama di sinetron stripping yang disiarkan di salah satu stasiun televisi swasta berjudul ‘Senandung’.

Sukses terus untuk Siti Badriah, semoga karirnya terus bersinar dan menelurkan banyak karya-karya hebat di blantika musik Indonesia.

“IDOL IS BACK”, Talenta Segar Mewarnai Indonesian Idol Musim ke-9

“Idol is Back” menjadi tema yang diusung oleh Indonesian Idol musim ke-9, setelah 3 tahun sempat vakum, ajang pencarian bakat yang disiarkan oleh stasiun TV RCTI ini kembali hadir dan membuka lebar kesempatan bagi para calon penyanyi dan bakat-bakat baru yang ingin bergulat di dunia tarik suara secara profesional.

Selain dunia tarik suara, RCTI juga sempat membuat beberapa ajang pencarian bakat di bidang lain seperti The Master yang khusus di bidang sulap dan Hafidz Indonesia yang menghadirkan anak-anak berbakat penghafal Al-Quran. Namun memang sejauh ini, Indonesian Idol menjadi acara yang paling awet dan salah satu dengan rating tertinggi.

indonesian idol 2018

Bakat-Bakat Baru di Indonesian Idol 2018

100 kontestan yang lolos babak audisi selanjutnya harus bertarung di babak eliminasi sebelum bisa melenggang ke babak selanjutnya. Di babak eliminasi yang pertama, 50% dari jumlah peserta yang gagal menunjukan bakatnya secara prima harus menerima kekalahan dan tidak bisa meneruskan perjuangannya di Indonesian Idol.

Ada yang unik dari babak eliminasi pertama Indonesian Idol 2018. Di babak ini, panitia menyediakan 10 kursi yang masing-masing mewakili tingkat kepercayaan diri dari masing-masing peserta, dengan angka 10 adalah kepercayaan diri paling tinggi. Bagi peserta yang memilih kursi nomor 10, peserta lain berhak untuk menantang adu bakat seperti rap, dance, atau adu nada tinggi.

Setelah babak eliminasi pertama, 50 peserta yang lolos masih harus melewati babak eliminasi kedua dan ketiga, di mana pada akhirnya hanya akan menyisakan 20 peserta yang bisa masuk ke babak showcase.

Di tahun ini banyak bakat yang benar-benar menakjubkan hadir mengisi keindahan yang sudah biasa ditunggu-tunggu oleh para penggemar setia Indonesian Idol. Rasa mengharu biru dan decak kagum seringkali muncul dari suara-suara para talenta muda yang terjaring dalam audisi yang dilaksanakan sebanyak 5 kali dimulai dari akhir tahun 2017 lalu.

talenta baru indonesian idol

Berikut ini adalah beberapa nama 20 kontestan Indonesian Idol Musim ke-9 yang lolos ke babak Showcase:

  1. Ahmad Abdul
  2. Amevia
  3. Ayu Putrisundari
  4. Bianca Jodie Maurinne
  5. Billy Wino Talahatu
  6. Chandra Wahyudi
  7. Elvan Garingging
  8. Fetricya Naomi Harahap
  9. Ghea Indrawari
  10. Glenn Samuel
  11. Ilham
  12. Irine Septiani
  13. Jauharotul Khoiriyyah
  14. Joanita Chatari
  15. Kevin Aprilio Dumatubun
  16. Lala Marion Mj
  17. Maria Dwi Permata Simorangkir
  18. Sintikhe Mona Larisa Magang
  19. Vallen Raturamis
  20. Withney Sambono

Kisah Menarik di Balik Indonesian Idol 2018

Beberapa waktu lalu para kru dan staff Indonesian Idol mengungkapkan bahwa peserta tahun ini lebih bervariatif baik dari segi karakteristik maupun bakat. Di antara mereka ada yang bandel dan sulit diatur, meski tidak sedikit yang baik dan berperilaku sopan.

Para peserta Indonesian Idol akan disibukan oleh jadwal mereka yang padat, waktu mereka akan terbagi-bagi untuk latihan vokal bersama home band, interview, dan beberapa rekaman tambahan untuk ditayangkan di TV.

Kisah lain juga datang dari salah satu peserta asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, yaitu Marion Jola yang akrab disapa Lala. Beberapa waktu lalu tersebar video skandal asusila yang melibatkan seorang wanita yang mirip dengan peserta Indonesian Idol ini. Namun di lain kesempatan Lala sempai memberikan klarifikasi bahwa pemberitaan tersebut tidak benar atau hoax dan wanita yang ada di video tersebut bukanlah dirinya.

Ingin Jadi Musisi ? Harus Siap dengan 4 Hal Ini

Menjadi musisi adalah impian bagi sebagian banyak orang. Hidup mewah, bebas, dan dikenal banyak orang, memang menjadi daya tarik tersendiri. Tapi ternyata menjadi musisi tidaklah semudah seperti yang dibayangkan. Banyak musisi yang gagal di tengah jalan dan akhirnya menghilang di telan bumi, bahkan sebagian lain ada yang mengambil jalan pintas kemudian bunuh diri.

Pekerjaan sebagai musisi tidak seperti pekerjaan kantoran yang menuntut pegawainya bekerja dari senin sampai jumat, dari pukul 9 hingga pukul 5. Pekerjaan sebagai musisi adalah pekerjaan yang membutuhkan komitmen kuat.

Pekerjaan ini menuntut pelakunya untuk siap setiap saat, tidak peduli hari kerja atau akhir pekan, hari libur atau kerja. Bahkan kebanyakan konser musik diadakan di akhir pekan, itu artinya musisi harus mengorbankan akhir pekannya untuk menghibur para fans.

tidak punya privasi

Selain itu masih banyak hal lain yang menjadikan seseorang berpikir keras sebelum memutuskan untuk terjun ke industri musik.

Tidak Punya Privasi

Salah satu hal yang dibenci oleh para idola. Ini adalah resiko yang harus diterima seseorang jika ingin menjadi artis besar. Tiap inci kehidupannya akan menjadi sorotan dan menarik untuk diperbincangan. Paparazi akan segera berkumpul dan mencoba segala cara untuk bisa mendapatkan berita tentang sang Idola, dan tidak lama lagi hidup kamu menjadi konsumsi publik.

jarang liburan

Kurang Liburan

Saat kamu memutuskan untuk menjadi musisi, kamu juga harus mengucapkan selamat tinggal untuk hari libur. Setidaknya liburanmu tidak akan sama dengan liburan orang-orang normal. Kamu akan lebih sering sibuk sepanjang waktu. Menghabiskan tur keliling dunia untuk waktu yang lama, bahkan ada yang sampai setahun. Setelah itu mungkin kamu bisa berlibur panjang dan menikmati jerih payahmu tapi kesenangan itu akan membutuhkan proses yang amat sangat panjang.

musisi kreatif

Tekanan Pekerjaan

Sebagai musisi kamu dituntut untuk selalu kreatif. Saat kamu menyelesaikan produksi album, tidak berarti kamu bisa bersantai dan bersenang-senang. Masih ada tur yang harus kamu selesaikan, upaya marketing seperti hadir di TV atau menjadi bintang tamu di radio. Belum lagi menyiapkan materi untuk album berikutnya. Masih banyak rentetan pekerjaan lain yang harus kamu selesaikan jika kamu ingin bertahan dan tidak tergerus oleh para pendatang baru.

gaya hidup merusak

Gaya Hidup yang Merusak

Bukan rahasia lagi jika para artis cenderung untuk memiliki gaya hidup yang buruk. Menghabiskan malam di klub, kecanduan alkohol, dan beberapa bahkan terjerumus pada seks bebas. Hal seperti ini yang akan menjadi awal dari kehancuran artis. Sebesar apapun namamu atau se-terkenal apapun kamu sekarang, kalau kamu punya gaya hidup seperti itu, keterpurukanmu hanya tinggal menghitung waktu.

Jenjang Karir yang Pendek

Memang banyak musisi yang bertahan sampai tua, bahkan sampai tutup usia mereka masih melegenda. Tapi itu semua membutuhkan usaha yang keras dan bukan hasil kerja semalam. Banyak artis-artis yang merasa sudah cukup berusaha lalu berfoya-foya, yang pada akhirnya tidak bisa bertahan lama karena tergerus oleh talenta-talenta hebat lain. Tidak sedikit artis yang muncul dengan ”one-hit wonder” lalu hilang ditelan bumi.

 

Memilih jalur karir memang bukan hal yang mudah. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum kita benar-benar memutuskan pekerjaan seperti apa yang harus kita pilih. Namun yang pasti, pilihlah pekerjaan yang menyenangkan untuk dilakukan. Seperti misalnya menjadi penjudi profesional. Karir seperti ini cukup menyenangkan untuk dilakukan. Kamu bisa mulai dengan bermain di situs-situs judi online seperti www.mahaku.org, dan meniti karirmu sampai kamu berada di puncak.

Via Vallen dan Angin Segar untuk Genre Musik Dangdut

Jika ditanya siapakah penyanyi dangdung paling populer saat ini, tentu saja mayoritas orang akan menjawab “Via Vallen”. Nama penyanyi ini memang sangat cetar belakangan ini dan tampaknya tidak berlebihan untuk menyebutnya sebagai penyanyi dangdut dengan popularitas puncak. Dan yang membuat dirinya hebat lagi adalah bagaimana dia berhasil dengan sukses mematahkan pemahaman kebanyakan orang bahwa dangdut itu harus berhubungan dengan goyangan seksi ataupun pakaian seksi.

via vallen- sayang

Sangat menarik memang untuk mengetahui lebih jauh tentang kisah dara ini hingga sampai ke puncak popularitas seperti yang direngkuhnya sekarang ini. Via Vallen mengaku bahwa dirinya sudah mulai mengenal dunia tarik suara sejak masih duduk di bangku sekolah dasar tepatnya saat masih kelas lima. Kala itu, dirinya sudah beberapa kali ikut ajang lomba menyanyi. Bakatnya tersebut ternyata menurun dari ayahnya yang bernama Mohammad Arifin yang mencintai dunia musik dan merupakan seorang gitaris.

Uniknya, ternyata Via Vallen yang memiliki nama asli Maulidia Octavia ini sebenarnya dulu belum menggemari dangdut. Musik yang disukainya dulu adalah genre pop rock dan yang diidolakannya adalah Evanescence serta Avril Lavigne. Menurutnya, kedua penyanyi tersebut memiliki pesona suara yang powerful dan gaya panggung yang sederhana serta simple. Via juga mengaku bahwa nama panggungnya diambil dari judul album pertama Evanescence. Judul album tersebut adalah Fallen yang kemudian diplesetkan olehnya menjadi Vallen.

via vallen - angin segar untuk dangdut

Seiring berjalannya waktu, Via Vallen menjadi tertarik terhadap musik dangdut dan merasa tertantang untuk mempopulerkan dangdut sampai ke luar negeri. Via Vallen ingin musik dangdut bisa diterima oleh penikmat musik mancanegara seperti bagaimana musik luar negeri bisa dengan mudah diterima di tanah air. Bakat Via Vallen pun akhirnya terendus oleh Sera yang merupakan kelompok orkes dangdut yang paling terkenal di Indonesia. Sejak tahun 2008, Via Vallen manggung dari satu kota ke kota yang lainnya bersama Sera.

Sejak awal penampilannya sampai sekarang, Via mengaku bahwa dia sudah membuat komitmen tentang gaya “berdangdutnya”. Dia tidak ingin menjiplak penyanyi dangdut yang lainnya dan terbawa arus untuk tampil serba seksi di atas panggung. Via lebih memilih untuk menggunakan gaya yang lebih menyegarkan dan jauh dari kesan seksi. Malahan, Via sering menggunakan dandanan khas Harajuku asal Jepang atau malah seperti gaya Korea.

via vallen di atas panggung

Dan akhirnya, impian Via Vallen pun tercapai dengan menggelar konser di Hongkong serta Tiongkok di tahun 2016 yang lalu. Di konser tersebut, dirinya membawakan lagu-lagu dangdut dengan tujuan untuk membuat orang asing mendengar lagunya dan berharap mereka akan menyukainya. Sementara di tanah air sendiri, penggemar Via Vallen mulai menjamur.

Pelantun lagu “Sayang” tersebut disinyalir oleh Bens Leo, seorang pengamat musik kawakan, akan membawa angin yang segar untuk genre musik dangdut. Menurut Bens, dangdut itu unik. Dan fenomena Via Vallen ini mirip seperti fenomena Inul. Menurut Bens, seorang penyanyi dangdut bisa menjadi sangat terkenal hanya karena satu hal saja. Untuk kasus Inul, dirinya terkenal karena goyang ngebornya.

Sementara Via Vallen terkenal karena keunikan gayanya, terlepas dari kualitas vokalnya yang memang sudah tidak usah diragukan lagi. Bens juga menambahkan tentang bagaimana masifnya popularitas Via Vallen karena dukungan berbagai media juga seperti dunia media digital yang sangat berkembang saat ini. Bens sangat mengapresiasi apa yang sudah dicapai oleh Via Vallen dan berharap bahwa Via Vallen akan bisa membawa dangdut ke level yang lebih tinggi lagi.

Musik Underground Kota Bandung yang Kian Berisik

Bagi para remaja, musik underground bukan sesuatu yang asing. Justru, aliran musik ini menjadi saluran ekspresi gejolak jiwa muda. Musik underground bisa dikatakan menjadi salah satu musik bawah tanah yang banyak digemari dan dinantikan oleh masyarakat tertentu, tetapi tidak terlalu besar di kalangan media. Sebab, salah satu ciri khas musik underground adalah memisahkan diri dari popularitas mainstream yang menimbulkan perbedaan di antara para personilnya. Maksudnya, antara vokalis, gitaris, dan personil lain memiliki tingkat popularitas di mata masyarakat sama besarnya. Bahkan antara pelaku musik dan fans tidak ada batasan sama sekali. Sebaliknya, ciri khas atau aksi teatrikal yang dipertontonkan di depan para penggemar selalu menjadi pembeda dari jenis musik lainnya.

musik underground bandung

Kalau dilihat secara jeli, jenis aliran ini memang tidak terlalu dikenal oleh masyarakat luas. Underground memiliki wilayahnya sendiri, media sendiri, penggemar sendiri, bahkan lirik yang cenderung bebas. Penyebabnya utamanya adalah musik undergorund dipandang sebagai musik yang bersifat temporal, memiliki irama keras, cadas, dan menampilkan sejumlah atraksi di luar perkiraan para penonton, sehingga membuatnya terpisah dari panggung musik yang berkembang saat ini.

Di Indonesia sendiri, eksistensi musik underground terbilang cukup luas. Sebut saja Bandung yang pernah menyelenggarakan salah satu acara musik undergorund terbesar di tanah air. Tidak hanya itu, banyak event yang dilakukan oleh komunitas underground terbilang positif, yang membuat pamor komunitas ini membaik. Beberapa di antaranya yaitu:

Turut memeriahkan Hari Sumpah Pemuda tahun 2013

Prestasi membanggakan dari komunitas musik ini di Kota Bandung adalah pelaksanaan upacara Sumpah Pemuda bersama Universitas Padjajaran pada tahun 2013 silam. Di acara penting ini, komunitas musik underground memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan menjalin diskusi, pertunjukan musik, dan lokakarya tanpa meninggalkan ciri khas mereka.

Digandengnya para pemusik Underground di kalangan Universitas membuat jarak antara masyarakat dan mereka semakin mengecil, dan diharapkan tidak ada lagi gap sosial.

burgerkill - underground asal bandung

Metal Festival 2016

Pagelaran musik yang diselenggarakan oleh Hellprint Official dan Super Music.ID ini digelar di Lapangan Tegalega, Bandung, pada Minggu (07/02/2016) silam. Bertajuk ‘Hellprint United Day IV’, konser sekaligus festival ini menghadirkan 81 grup musik underground di Indonesia untuk mengubah persepsi masyarakat bahwa musik cadas bisa dinikmati secara nyaman dan aman. Beberapa komunitas yang tampil dalam acara ini adalah The Suitcase Bandits, Bulldogs Brigade, PHB, Sendal Jepit, dan beberapa musisi papan atas lainnya.

Menggebrak panggung luar negeri

Pada 14 April 2017 lalu, grup musik rock bernama Jeruji menjadi salah satu band asal Bandung yang sudah melebarkan sayapnya ke Belgia. Kelompok musik yang digawangi oleh Sani, Ginan cs tersebut menampilkan 10 lagu asli karya mereka sendiri sekaligus mempromosikan album mereka ‘Stay True’.

Jeruji - group underground bandung

Dalam acara tersebut, seluruh penonton dibuat histeris dan turut mengikuti irama musik yang disuguhkan oleh band Jeruji. Mereka juga memberikan tanggapan serta komentar positif terhadap anak-anak asal kota Kembang tersebut. Tak cukup sampai di Belgia, mereka melanjutkan konser ke Perancis, Polandia, Austria, Ceko, dan Hungaria atas undangan Enemy Booking. .

Dari prestasi yang ada, konser komunitas ini pernah berujung tragedy. Pada tahun 2008 silam, pada saat komunitas ini menggelar konser di gedung Saparua terjadi tragedi AACC atau Asia Africa Cultural Center yang menewaskan 11 orang.  Usai peristiwa tersebut, gedung olahraga Saparua sudah tidak boleh digunakan untuk menampilkan musik underground, karena dianggap ekstrem. Akibatnya, para pemusik yang ingin menampilkan karya mereka selalu terganjal izin. Ditambah lagi, biaya sewa yang membuat sebagian kalangan merasa sulit untuk perform.

Namun demikian, dari tahun ke tahun pertumbuhan dan perkembangan musik underground di kota Bandung semakin mendapatkan tempat di hati para peminatnya. Bahkan diprediksi di tahun-tahun mendatang, akan lahir bibit-bibit baru sebagai penerus karya sebelumnya. Perkembangan ini merupakan ekses usaha komunitas ini untuk mendekatkan masyarakat dengan aliran musik cadas.